Sebelum ke Bengkel Ganti Oli, Kenali Dahulu Jenis Oli untuk Mobilmu

Oli mobil bukanlah hal yang sepele. Kita harus tetap merawat oli mobil kita dengan cara mengecek dan mengganti oli secara rutin, dan tepat waktu. Hal ini karena oli cairan yang multifungsi. Kita bisa mengecek sendiri atau ke bengkel ganti oli.

Mengecek dan mengganti oli sendiri dan di bengkel tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Mengganti oli sendiri lebih hemat, dan tentunya ribet. Sedangkan, mengganti oli di bengkel harganya lebih mahal, tetapi sangat praktis, kita hanya menunggu. Namun, bagi sebagian orang menunggu adalah hal yang melelahkan dan membosankan. Jadi, sekarang hadirlah Otomall.id.

Otomall.id sangatlah cocok bagi kalian yang mempunyai prinsip menunggu itu melelahkan dan membosankan. Kenapa? Karena ganti oli melalui Otomall.id, kalian bisa memilih waktu sendiri. Jadi, kalian datang ke bengkel sesuai jam ganti oli yang kalian pilih.

Oh ya, memilih waktunya juga sangat mudah. Kalian tidak perlu datang ke Otomall.id, kalian bisa pilih waktu di mana saja dan kapan saja, dan hanya melalui smartphone kalian. Ini dikarenakan Otomall.id adalah platform yang berbasis online untuk booking servis mobil.

Nah, sebelum menentukan waktu, kalian sudah harus memilih jenis mobilmu, dan servis atau perawatan. Di sini perawatannya beragam, contohnya ganti oli. Ganti oli pun harus tahu, oli apa yang harus diganti. Untuk itu, di bawah ini ada informasi tentang jenis – jenis oli yang perlu diganti.

6 Jenis Oli yang Wajib diganti

  1. Oli Mesin

Oli mesin berfungsi sebagai pelumas, yang mana oli mesin akan masuk ke dalam mesin dan melumasi semua komponen yang ada di dalam mesin. Sehingga, oli mesin bisa membuat mesin menjadi awet, karena komponennya dalam kondisi yang baik.

 

Oh ya untuk penggantian oli mesin, ganti oli mesin wajib dilakukan setiap pemakaian 5.000 sampai 10.000 km atau 6 bulan pemakaian. Target ini bisa disesuaikan mana dahulu yang tercapai.

 

  1. Oli Transmisi

Oli Transmisi adalah oli yang sangat berperan penting dalam proses pergantian gigi atau persneling mobil. Oli transmisi mempermudah kita dalam memindahkan gigi mobil. Jadi, saat kalian sedang memindahkan gigi, entah itu menambah atau mengurangi, dan gigi tersebut agak susah dipindahkan berarti kalian perlu mengecek oli transmisi atau bahkan diganti.

 

Oli transmisi digunakan untuk mobil manual dan matic. Namun, perlu diperhatikan, oli transmisi mobil manual lebih kental, dibandingkan oli transmisi mobil matic. Kemudian, waktu ganti oli transmisi pada mobil manual dan matic berbeda. Oli transmisi mobil manual diganti setiap 10.000 km. Sedangkan oli transmisi mobil matic diganti setiap 20.000 km.

 

  1. Oli Rem

Oli rem sangat berguna untuk proses pengereman. Jika oli rem mobilmu masih bagus, maka ketika kalian menginjak pedal rem, maka pedal tersebut menyalurkan tenaga yang lebih kuat menuju cakram dan kampas rem. Sehingga, rem yang digunakan pun berfungsi dengan baik.

 

Untuk waktu penggantian oli rem sendiri, oli rem harus diganti jika warna oli sudah berubah. Selain itu, waktu penggunaan mobil juga sangat memengaruhi. Jadi, oli rem diganti setiap 30.000 km.

 

  1. Oli Gardan

Sesuai dengan namanya, oli gardan berfungsi untuk melumasi sekaligus melindungi gardan mobil. Gardan sendiri disebut sebagai mesin penggerak, di mana fungsinya sebagai penggerak roda, yang bisa membuat mobil bergerak atau berjalan. Jadi oli gardan harus diperhatikan juga dan diganti setiap 10.000 atau 20.000 km.

 

  1. Oli Power Steering

Oli power steering berfungsi sebagai pelumas bagian dalam lingkar kemudi. Sehingga, lingkar kemudi tidak kaku dan sulit saat diputar. Agar lingkar kemudi mudah diputar, maka oli power steering harus diganti rutin yaitu setiap pemakaian 40.000 km.

 

  1. Oli Transfer

Bagi sebagian orang, oli transfer terdengar asing. Hal ini karena oli transfer hanya bisa digunakan untuk mobil four wheel drive (4WD), seperti SUV dan Jeep. Jenis mobil 4WD adalah mobil yang menggunakan ke empat rodanya untuk bergerak, agar bisa mendapatkan tenaga lebih saat berada di medan berat.

 

Untuk itu, oli transfer ini sangatlah berguna untuk komponen penggerak roda mobil. Jadi, oli transfer harus sering dicek dan diganti. Digantinya pun setiap pemakaian 40.000 km.

 

Dari jenis-jenis oli di atas, jadi kalian sudah tahu oli apa yang diperlukan untuk kebutuhan mobilmu, dan kapan harus diganti.